• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 0402 0000000

BUTON TENGAH – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Provinsi Sulawesi Tenggara terus melakukan pembenahan serta makin serius menggenjot potensi pariwisatanya melalui promosi di media elektronik, media online, media sosial dan berbagai event lainnya.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Buton Tengah, Lukman mengatakan, Buteng memiliki keberagamaan obyek wisata alam, budaya dan kuliner yang tak kalah eksotik dengan daerah lain di tanah air. Oleh karena itu, kata dia, promosi pesona destinasi wisata Buteng penting dilakukan untuk memperkenalkan potensi wisata di daerah yang dikenal dengan julukan negeri 1000 gua ini.

“Saya kira kehadiran dari teman-teman Trans7 ini cukup bagus, karena ini membantu Buton Tengah untuk memperkenalkan objek-objek wisatanya, karena sasarannya kan di objek-objek wisata. Kemarin di Bonemarambe kegiatan panah ikan dan meracik kuliner ala Buton Tengah, terus hari ini lomba katinting di Pantai Katembe serta menangkap ikan kupa-kupa dengan alat tangkap jaring,” kata Lukman kepada PENAAKTUAL.COM di ruang kerjanya, Jumat 24 Maret 2017.

“Kalau selesai hari ini kegiatan lomba katinting dan penangkapan ikan kupa-kupa, maka akan dilanjutkan dengan kegiatan di Pantai Bungi Desa Wantopi, Kecamatan Mawasangka Timur. Disana, mereka akan melihat bulu babi,” tambahnya.

Lukman menyebut, sejumlah objek wisata seperti Pantai Katembe, Pantai Lasaydewa (Mutiara), dan Pantai Ma’obu menjadi pantai unggulan Kabupaten Buton Tengah. Hanya saja menurutnya, objek wisata tersebut tidak akan tersentuh oleh wisatawan apabila promosi wisata tidak gencar dilakukan.

“Kalau di Mawasangka Timur itu ada empat pantai disana, yaitu Pantai Guubahi, Pantai Kaumeumelu, Pantai Watotohu, dan ada Pantai Bungi Wantopi,” jelasnya.

“Kemudian kalau objek wisata yang sudah kita perkenalkan sekarang ini ada Gua Koo, Gua Loba-Loba (Gua dalam laut), Gua Laumehe. Hanya itu di Gua Laumehe akses jalan masuk belum ada, jadi mungkin kedepan ini kita akan usulkan kepada dinas PU supaya buka jaringan jalan disana,” paparnya.

Selain itu, lanjut Lukman, ada juga Danau Fotu di Desa Kanapa-Napa. Untuk danau tersebut, masih kata dia, pihaknya telah mengusulkan pembenahan saat di Musrenbang.

“Mudah-mudahan bisa. Kalau ada anggaran bisa diakomodir karena itu juga menjadi pilihan wisatawan selain pantai, mereka ingin mandi-mandi juga di air tawar. Saya kira itu semua menjadi objek wisata unggulan,” terang Lukman.

Untuk itu, pihaknya akan memprioritas pembangunan lokasi pariwisata yang sudah memiliki akta hibah tanah dari masyarakat. Bukan hanya itu, perbaikan destinasi wisata lainnya yang masuk dalam kawasan Buton Tengah, akan dimaksimalkan pemanfaatannya.

“Persoalannya Pantai Katembe itu status tanahnya belum jelas. Kalau seandainya status tanah itu sudah jelas, kami siap membangun dengan bantuan pusat. Hanya kita harus penuhi syarat-syaratnya. Kalau itu milik masyarakat, maka itu harus dihibahkan kepada pemerintah kemudian yang paling utama itu sertifikat,” beber Lukman.

“Kalau sudah dihibahkan di daerah, maka pemda harus panggil pertanahan segera diukur supaya terbit sertifikatnya. Jadi di pusat itu mereka mau kucurkan dananya kalau yang pertama dokumen-dokumen untuk melengkapi itu semua jelas, seperti lokasinya, status tanahnya harus jelas, kemudian dokumen-dokumen daerah termasuk RTRW, Ripardanya harus jelas,” sambungnya.
Ketgam 3: Host Jejak Petualang, Erfina Putri Andriani, saat melihat bulu babi di teluk Desa Wantopi, Kecamatan Mawasangka Timur. FOTO: Salamun Sofian/PENAAKTUAL.COM
Sementara itu, Host Jejak Petualang Trans7, Erfina Putri Andriani, yang ditemui awak PENAAKTUAL.COM usai melihat bulu babi di Pantai Bungi, Desa Wantopi, Kecamatan Mawasangka Timur mengaku kagum melihat keindahan wisata pantai serta keragaman kuliner di wilayah Buton Tengah.

“Lautnya masih bagus disini, masih gampang cari ikan, cari bulu babi, mudahlah gak begitu sulit. Kalau laut-laut lain kan udah banyak yang susah untuk cari ikan. Kalau di sini gampang,” aku wanita berparas cantik tersebut.

Dia pun berharap sejumlah objek wisata seperti pantai dapat terus dijaga kelestarian dan keindahannya.

“Kan kalau liat disini tuh kayak ini (Pantai Bungi) berantakan. Coba agak dirapiin dikit lagi itu mungkin lebih cantik lagi nanti pantai-pantainya disini. Kalau Pantai Katembe bagus pantainya yang itu, bersih,” tutup Erfina Putri Andriani.(1)

Sumber : www.penaaktual.com
Penulis: Salamun Sofian

Alamat Kantor

Kantor Dinas Pariwisata Buteng

Alamat: Labungkari, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah,
Provinsi Sulawesi Tenggara

Telp : -

Email: info@pariwisatabutontengah.com

Fax : -