• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 0402 0000000

BUTON TENGAH - Meskipun pelaksanaan Festival Tujuh Teluk masih sekitar empat bulan lagi, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) melalui Dinas Pariwisata sudah gencar mensosialisasikannya melalui media cetak dan elektronik, media daring, maupun media sosial.

Festival Tujuh Teluk yang baru pertama akan dilaksanakan ini, akan dirangkaikan dengan peringatan HUT Kabupaten Buteng 21 Juli 2018. Pelaksanaan kegiatannya selama empat hari, yakni 18-21 Juli 2018 dengan tujuh item kegiatan.

Festival Tujuh Teluk ini diawali dengan karnaval budaya yang diikuti seluruh kecamatan dan komunitas-komunitas suku yang ada di Buteng, tari kolosal yang melibatkan para pelajar, parade perahu hias, lomba balap katinting, Tour de Buteng yang diikuti komunitas-komunitas sepeda, Photography Competition (Lomba foto wisata), dan bakar ikan diatas Bagang yang dipusatkan di Desa Terapung, Kecamatan Mawasangka.

Mengingat Festival Tujuh Teluk ini merupakan perdana di pemerintahan SamaTau, Bupati Buteng H Samahuddin meminta semua tingkatan pemerintahan dan stake holder untuk mensukseskannya dan mengajak semua masyarakat yang ada di Buteng maupun di perantauan serta masyarakat luar dari daerah sekitar untuk memeriahkannya.

“Kepada pemerintah dan masyarakat Buteng, mari kita sukseskan pelaksanaan Festival Tujuh Teluk ini. Kepada wisatawan, ayo kunjungi dan saksikan pesona daya tarik wisata dan budaya Buteng melalui Festival Tujuh Teluk ini,” ajak Samahuddin melalui media ini, Jumat (2/3).

Bupati berharap, Festival Tujuh Teluk ini bisa sukses nantinya sehingga bisa dijadikan iven kalender tetap Pemkab Buteng dan bisa masuk salah satu iven kalender nasional. Ia menilai, festival ini merupakan salah satu cara atau strategi pemasaran untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dengan mendatangkan wisatawan di Kabupaten Buteng.

“Kita harapkan seluruh masyarakat Buteng maupun masyarakat luar dari daerah sekitar bisa menangkap peluang ekonomi dari adanya Festival Tujuh Teluk ini. Utamanya warga pemilik hotel, penginapan, dan rumah makan,” tukasnya.

Sebagai bentuk kesiapan selaku tuan rumah, dirinya menghimbau kepada semua Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), mulai dari SKPD, Camat, lurah, Kades, dan kepala sekolah untuk melakukan persiapan-persiapan sambil menunggu pelaksanaan rapat teknis pelaksanaan Festival Tujuh Teluk.

“Dari sekarang sudah harus melakukan pembenahan, mulai dari tata kelola destinasi maupun penataan kebersihan lingkungan masing-masing. Karena bisa saja rumah-rumah masyarakat menjadi tempat menginap para tamu atau wisatawan nantinya,” tuturnya.

Dalam rangka menyambut pelaksanaan festival tersebut, Pemkab Buteng akan terus menggenjot perbaikan infrastruktur jalan maupun sarana dan prasarana wisata lainnya. Hal ini disadarinya karena bidang pariwisata merupakan salah satu leading sektor dalam visi misinya mengembangkan Buteng yang “Berkah” yakni bersih, sejahtera, produkstif, agamis, dan harmonis.

Menurutnya, pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan merupakan satu koneksifitas dari kebijakan nasional dalam nawa cita Jokowi-JK. Sebab, Pariwisata merupakan salah satu sektor yang bisa memberikan kontribusi ekonomi yang berkelanjutan, baik dari aspek kesejahteraan, lingkungan, dan sosial budaya masyarakat.

“Saya berkomitmen kuat untuk menindaklanjutinya dalam arah pembangunan Kabupaten Buteng, dimana semua potensi pariwisata maupun sosial budaya akan kita kembangkan dengan baik di Buteng,” tutupnya.(uzi)


Sumber : publiksatu.com

Alamat Kantor

Kantor Dinas Pariwisata Buteng

Alamat: Labungkari, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah,
Provinsi Sulawesi Tenggara

Telp : -

Email: info@pariwisatabutontengah.com

Fax : -